Bisnis
Rabu, 22 November 2023 - 18:07 WIB

IHSG Ditutup Memerah, Sektor Infrastruktur Terpuruk

Newswire  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).(Istimewa/Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (22/11/2023) sore, ditutup melemah dipimpin oleh saham sektor infrastruktur.

IHSG ditutup melemah 54,84 poin atau 0,79 persen ke posisi 6.906,95. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,12 poin atau 0,34 persen ke posisi 912,59.

Advertisement

“Bursa Asia bergerak melemah, pasar tampaknya merespons terkait risalah pertemuan The Fed,” sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta seperti dilansir Antara.

Dalam risalah pertemuan The Fed, para peserta rapat terus menilai bahwa kebijakan moneter harus dijaga cukup ketat agar inflasi dapat kembali ke sasaran sebesar 2 persen dari waktu ke waktu.

Advertisement

Dalam risalah pertemuan The Fed, para peserta rapat terus menilai bahwa kebijakan moneter harus dijaga cukup ketat agar inflasi dapat kembali ke sasaran sebesar 2 persen dari waktu ke waktu.

Dengan demikian, pasar menilai risalah tersebut memberikan sinyal bahwa The Fed masih akan menggunakan kebijakan moneter yang ketat.

Dengan indikasi The Fed menggunakan tool kebijakan moneter yang restriktif, akan memberikan kemungkinan kecil The Fed akan memangkas suku bunga acuannya.

Advertisement

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 2,66 persen, diikuti sektor kesehatan yang naik sebesar 0,44 persen.

Tiga sektor turun yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam minus 5,44 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor transportasi & logistik yang masing- masing turun sebesar 2,52 persen dan 1,11 persen.

Advertisement

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRIN, CITY, JARR, PSDN dan EDGE. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni PTMP, MDKA, PGEO, CARE dan STRK.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.028.165 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,53 miliar lembar saham senilai Rp8,56 triliun. Sebanyak 180 saham naik, 355 saham menurun, dan 225 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 97,69 poin atau 0,29 persen ke 33.451,80, indeks Hang Seng menguat 0,70 poin atau 0,00 persen ke 17.734,60, indeks Shanghai melemah 24,32 poin atau 0,79 persen ke 3.043,961 indeks Strait Times menguat 18,58 poin atau 0,60 persen ke 3.114,92.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif