Bisnis
Jumat, 29 April 2022 - 18:52 WIB

Pertamina Proyeksi Ada Peningkatan Konsumsi BBM dan Elpiji

Muhammad Ridwan  /  Ahmad Mufid Aryono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Dua pengendara motor bertahan membeli BBM pertamax meskipun harga naik di SPBU Nglangon, Sragen Kota, Sragen, Senin (4/4/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, JAKARTA–Selama periode Ramadan dan Idulfitri diproyeksi mengalami peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan selama masa Satgas RAFI 2022 yakni 11 April–10 Mei 2022, pihaknya memproyeksikan terjadinya peningkatan konsumsi BBM dan elpiji.

Advertisement

Untuk itu, pihaknya menyatakan bakal memastikan kesediaan pasokan tersebut. Irto menjelaskan untuk konsumsi Gasoline selama masa Satgas RAFI 2022 diproyeksikan meningkat sekitar 5% dan pada masa puncak arus mudik, konsumsinya diproyeksikan bisa meningkat hingga 30%.

“Namun masyarakat tidak perlu khawatir, kita pastikan di SPBU BBM tercukupi. Kami bekerja sama dengan kepolisian, pengelola jalan tol dan dinas terkait, untuk memastikan SPBU di jalur mudik dalam posisi aman,” ujar dia, Jumat (29/4/2022).

Advertisement

“Namun masyarakat tidak perlu khawatir, kita pastikan di SPBU BBM tercukupi. Kami bekerja sama dengan kepolisian, pengelola jalan tol dan dinas terkait, untuk memastikan SPBU di jalur mudik dalam posisi aman,” ujar dia, Jumat (29/4/2022).

Baca Juga: Terkait Rencana Kenaikan Harga BBM dan LPG 3 Kg, Ini Kata Pertamina  

Sementara itu, Pertamina juga memproyeksikan adanya kenaikan konsumsi elpiji sebesar 3% selama periode tersebut. Kenaikan juga diproyeksikan terjadi pada BBM untuk jenis avtur sebesar 12%.

Advertisement

Berdasarkan data Pertamina, untuk pasokan produk BBM rata-rata berada di atas 18 hari, elpiji di atas 13 hari, dan Avtur 37 hari. Selain itu, seluruh fasilitas dan sarana operasionalnya yang meliputi 114 Terminal BBM, 23 Terminal elpiji, lebih dari 7.400 SPBU, 667 SPBE, 4.972 Agen LPG, dan 68 DPPU juga disiagakan, termasuk dari personelnya.

Baca Juga: Konsumsi BBM dan LPG di Soloraya Meningkat, Ini Kesiapan Pertamina

Untuk mengantisipasi adanya peningkatan konsumsi masyarakat, Pertamina menyiagakan 1.370 SPBU Siaga, 339 unit Motoris Pertamina Delivery Service mengantarkan bahan bakar bagi yang membutuhkan disaat keadaan darurat, 154 titik SPBU Kantong untuk mengurai kepadatan di SPBU, serta 85 lokasi Kiosk Pertamina Siaga atau Pertashop Siaga.

Advertisement

Tidak hanya BBM, Pertamina menyiapkan lebih dari 48.000 agen dan outlet elpiji Siaga, beroperasi 24 jam dan pada saat hari libur untuk memastikan pasokan elpiji.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Pertamina Proyeksikan Peningkatan Konsumsi BBM dan LPG

 

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif