Bisnis
Senin, 13 Februari 2023 - 17:22 WIB

Pengamat UNS Pastikan KPR BPRS Tak Ganggu Pasar Bank Konvensional

Gigih Windar Pratama  /  Ika Yuniati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Rumah. (Freepik).

Solopos.com, SOLO — Pengamat ekonomi dan properti Universitas Sebelas Maret (UNS), Ariyanto Adhi Nugroho, mengatakan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang melayani Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dipastikan tidak akan menggangu pasar bank konvensional yang sebelumnya memiliki produk KPR.

Di Solo, ada BPRS yang membuka layanan KPR. Kredit di BPRS memiliki sistem syariah yang menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Sarana Multigriya Finansial (SMF).

Advertisement

SMF menangani kredit perumahan terutama bagi rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Tentu enggak akan mengganggu pangsa pasar dari bank konvensional yang memiliki produk kredit, karena semua sudah punya pasar masing-masing,” kata Ariyanto, Senin (13/2/2023).

Advertisement

“Tentu enggak akan mengganggu pangsa pasar dari bank konvensional yang memiliki produk kredit, karena semua sudah punya pasar masing-masing,” kata Ariyanto, Senin (13/2/2023).

Ariyanto yang juga Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS ini, mengatakan produk KPR boleh diakses oleh semua perbankan. Sehingga bukan merupakan pangsa pasar yang bersifat eksklusif.

“Pasar KPR kan memang bisa diakses oleh semua perbankan, termasuk BPR ataupun BPRS,” ucapnya.

Advertisement

Salah satunya yakni BPRS Dana Amanah menjadi satu dari 23 BPRS di Indonesia yang dipercaya untuk bisa memasarkan produk KPR syariah.

BPRS Dana Amanah mendapatkan kepercayaan untuk bekerjasama dengan PT SMF yang menangani kredit perumahan terutama bagi rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kepala BPRS Dana Amanah, Karsono, Minggu (12/2/2023), mengatakan pangsa pasar mereka yakni masyarakat menengah ke bawah. 

Advertisement

“Jadi kami ditunjuk dan bekerja sama dengan PT SMF Persero yang merupakan BUMN untuk perkreditan rumah, untuk bisa memasarkan kredit syariah. Dari 167 BPRS di Indonesia, kami menjadi salah satu dari 23 BPRS yang dipercaya untuk memiliki produk kredit rumah syariah. Alasannya, karena kami bisa menjangkau segmentasi pasar menengah ke bawah,” ucap Karsono.

Sistem yang digunakan oleh BPRS Dana Amanah dalam menjangkau masyarakat yang ingin mengajukan KPR juga cukup menarik.

Pihak BPRS Dana Amanah menerima cicilan dengan sistem harian yang akan diambil oleh petugas yang nantinya akan mengumpulkan dan mencatat cicilan tersebut.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif