Bisnis
Selasa, 13 April 2021 - 10:37 WIB

Konsumsi Listrik Rumah Tangga Diprediksi Naik 5% Selama Ramadan

Farida Trisnaningtyas  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surakarta mempersiapkan personel dan alat siaga Ramadan dan Lebaran yang digelar dalam apel pada Senin (12/4/2021). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO—Konsumsi listrik rumah tangga di Soloraya diprediksi naik 2% – 5% selama Ramadan tahun ini. Angka tersebut diperkirakan naik lagi pada momen Idulfitri.

Maka dari itu, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surakarta mempersiapkan personel dan alat siaga Ramadan dan Lebaran yang digelar dalam apel pada Senin (12/4/2021).

Advertisement

Manajer Jaringan PLN UP3, Nur Yasin, mengatakan konsumsi listrik khususnya rumah tangga di lingkupnya diperkirakan naik pada Ramadan dan Idul Fitri.

“Saat Ramadan dan Idulfitri konsumsi rumah tangga naik. Berdasarkan tahun lalu konsumsi rumah tangga naik selama 6% – 7% saat Idulfitri. Tahun ini prediksi konsumsi rumah tangga selama Ramadan naik 2% – 5%, sementara untuk industri stabil,” ujar dia, kepada wartawan, Senin (12/4/2021).

Advertisement

“Saat Ramadan dan Idulfitri konsumsi rumah tangga naik. Berdasarkan tahun lalu konsumsi rumah tangga naik selama 6% – 7% saat Idulfitri. Tahun ini prediksi konsumsi rumah tangga selama Ramadan naik 2% – 5%, sementara untuk industri stabil,” ujar dia, kepada wartawan, Senin (12/4/2021).

Baca Juga: Sosialisasi 2 Pekan, Jaring 1.200 Duta Santan Sasa Soloraya

Kesiapan Personel

Yasin menjelaskan pihaknya kemudian menggelar dan mengecek kesiapan personel dan peralatan yang perlu disiagakan selama Ramadan dan Idulfitri. Kekuatan personel yang disiapkan sebanyak 377 orang.

Advertisement

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan genset sebanyak 9 unit dan trafo mobil 15 unit. Trafo ini terdiri mobil 1 Phs 50 Kva 14 unit dan trafo mobil 3 Phs 250 Kva 1 Unit. Di sisi lain, jumlah Posko jaga dan service point ada di 18 titik yang tersebar di dua kabupaten, yakni sebagian Sukoharjo, Sragen, dan Kota Solo.

“Jumlah personel maupun alat tersebut berdasarkan Ramadan dan Idul Fitri tahun lalu. Namun demikian, tim unit respon cepat tahun lalu kami pakai armada mobil, sekarang ini kami tambah unit motornya. Hal ini supaya lebih cepat khususnya saat penanganan gangguan rumah tangga,” papar dia.

Baca Juga: KCI Luncurkan KMT KRL Edisi Solo, Ada Gambar Mangkunegaran Dan Tugu Pemandengan

Advertisement

Yasin menambahkan baik personel maupun alat stand by mulai H-3 puasa Ramadan dan H+7 Lebaran. Di samping itu, beban puncak listrik di lingkup PLN UP3 Surakarta rata-rata sebesar 400 megawatt saat malam hari.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Surakarta, Ari Prasetyo, menambahkan pihaknya menggelar apel siaga pengecekan personel dan alat di sebanyak 6 unit ULP dalam menghadapi Ramadan dan Lebaran.

“Kami siap melayani kelistrikan selama Ramadan dan Idulfitri. Selain itu, soal pasokan listrik juga aman. Mudah-mudahan listrik aman dan handal,” jelas dia.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif