Bisnis
Minggu, 15 Januari 2023 - 20:37 WIB

7 UMKM Ikuti Pameran Acara HUT Ke-1 Solo Preneur

Maymunah Nasution  /  Rudi Hartono  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Pameran UMKM di Ndalem Joyokusuman Minggu (15/1/2023) dalam acara peringatan HUT ke-1 Solo Preneur. (Solopos.com/Maymunah Nasution)

Solopos.com, SOLO–Pameran dan sanggar kerja atau workshop memeriahkan acara HUT ke-1  Solo Preneur di Ndalem Joyokusuman, Baluwarti, Gajahan, Pasar Kliwon, Solo Minggu (15/1/2023). Kegiatan itu diikuti tujuh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Salah satunya peserta pameran adalah Syrka Ecoprint milik Bustanul Arifin. Usaha ini sudah berdiri sejak tahun 2018 di Mojolaban, Sukoharjo.

Advertisement

UMKM tersebut menjual produk-produk ecoprint. Ecoprint adalah metode pewarnaan kain dengan bahan alami seperti secang, kayu tingi, mahoni, mangrove, atau daun green tea.

Bahan pewarna usaha di Mojolaban itu dari sekitar rumah atau membeli bahan-bahan kayu di toko bahan batik.

“Kami gunakan dua teknik pewarnaan, yaitu teknik pounding yakni dengan memukul daun menggunakan palu agar warna keluar dan menempel di kain. Selain itu teknik kukus seperti mengukus kue. Bedanya kami kukus kain dan daun pewarnanya,” kata Arifin kepada Solopos.com.

Advertisement

Peserta lainnya adalah Alodie Batik, Craft, Ecoprint milik Dewi Catur Rahayu. UMKM tersebut membuat produk batik tulis warna sintetis, batik tulis warna alam, batik ciprat, batik tie die, kain ecoprint, jilbab ecoprint, jahitan pakaian, dan aksesoris.

Jilbab ecoprint dijual Dewi seharga Rp100.000/potong. Sedangkan, produk scarf dijual Rp40.000/potong dan Rp100.000/tiga potong.

Pada kesempatan itu Dewi menjadi pengisi workshop tentang totebag ecoprint pukul 09.00 WIB-12.00 WIB. Peserta hanya cukup membayar biaya Rp40.000 untuk mengikuti pelatihan pembuatan totebag ecoprint dan memperoleh fasilitas kit workshop, snack, dan voucher UMKM.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif