Bisnis
Kamis, 30 Juni 2022 - 08:27 WIB

3.000 Karyawan Holywings Dirumahkan, Wagub DKI Tawarkan Solusi Ini

Newswire  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Satpol PP menempelkan stiker penyegelan outlet Holywings di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (28/6/2022). (Antara/Aprillio Akbar)

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berjanji mencarikan solusi soal nasib sekitar 3.000 karyawan Holywings yang kini tidak bisa bekerja atau dirumahkan setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup serentak tempat usaha tersebut.

“Masalah ini menjadi perhatian kami bersama, ke depan kami carikan solusinya,” kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Rabu (29/6/2022) seperti dilansir Antara.

Advertisement

Namun, Politikus Gerindra itu tidak memberikan detail solusi yang sedang ia tempuh terkait nasib ribuan karyawan Holywings.

Riza juga tidak memberikan jawaban soal opsi memberikan modal usaha kepada karyawan Holywings tersebut. Namun, ia menyebut Pemprov DKI memiliki program pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

Advertisement

Riza juga tidak memberikan jawaban soal opsi memberikan modal usaha kepada karyawan Holywings tersebut. Namun, ia menyebut Pemprov DKI memiliki program pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

“Program pengentasan kemiskinan, mengatasi masalah pengangguran, kami punya program-programnya yang setiap tahun kami memang upayakan bersama,” katanya.

Baca Juga: Holywings Ditutup, Manajemen Rumahkan 3.000 Karyawan

Advertisement

Penutupan itu atas permintaan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI atas rekomendasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI dan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM DKI.

Dari hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen dan pemantauan lapangan, petugas gabungan DKI Jakarta menemukan Holywings belum mengantongi sertifikat standar jenis usaha bar yang telah terverifikasi.

Selain itu, petugas menemukan kegiatan yang tidak sesuai dengan perizinan yang dimiliki karena menampilkan kegiatan hiburan seperti konser musik, penampilan disc jockey baik dalam dan luar negeri yang diiringi disko.

Advertisement

Baca Juga: Bikin Gaduh! Holywings Jogja Ditutup

Tak hanya soal itu, Holywings hanya mengantongi Surat Keterangan Pengecer (SKP) minuman beralkohol.

Apabila hanya mengantongi SKP, maka penjualannya hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.

Advertisement

Sedangkan, Holywings menyediakan minum di tempat yang secara legalitas seharusnya memiliki Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL) golongan B dan C.

Tim menemukan tujuh gerai memiliki SKP, dan ada lima gerai lainnya tidak memiliki surat tersebut.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif